Salah Siapa?
Berawal dari maraknya pemberitaan kasus penyerangan terhadap ulama secara fisik maupun verbal, saya memberanikan diri menulis ini. Bukan untuk menyalahkan siapapun, bukan juga untuk menghakimi. Tapi karena ini masih menjadi tanya buat saya, kenapa negara kita yang populasi Muslim terbanyak di dunia terjadi kasus-kasus seperti ini. Yang paling membuat saya marah, sedih dan kecewa adalah pelaku sebagian besar adalah muslim itu sendiri (ini mencakup dari beberapa kasus). Bukan kah Islam ini damai, dan bukan kah Muslim seharusnya membawa kedamaian dimana pun Muslim berada?
Jika sudah terjadi seperti ini, lantas salah siapa? Masih kita mencari-cari siapa yang akan disalahkan? Tentu saja ini menjadi muhasabah bagi kita semua, untuk mengingat-ingat kembali sudahkah kita menerapkan tauladan pendahulu-pendahulu sebelumnya yang membuat nama Islam mahsyur, dimana setiap orang merasa damai ketika tahu bahwa kita adalah Muslim. Ataukah ini memang kesalahan kita yang melewatkan untuk menerapkan tauladan pendahulu?
Apakah ini disebabkan oleh dangkal nya aqidah umat, yang membuat umat kita melemah? Jika memang benar demikian, mari kita kaji kembali sejarah umat, kita terapkan kembali apa yang telah kita lewatkan. Mudah-mudahan kita menjadi kuat, dan kembali menjadi harum seperti dulu. Luruskan niat, kuatkan tekad, inshaAllah Allah yang akan bantu menguatkan kita dalam melangkah.
Semoga bermafaat.
Spread love not hate, Salam.

Komentar
Posting Komentar